Senin, 11 Mei 2009

Part-Time Mom

Dilema banget dech....
Sebagai seorang perempuan yang mempunyai seorang anak perempuan berusia 1 tahun namun tetap memilih untuk bekerja di kantor. Seorang ibu pasti menyayangi anaknya tetapi bekerja di kantor juga mendatangkan sebuah kepuasan sendiri (...selain kepuasan adanya SMS cinta setiap akhir bulan :D).

Kenapa judul di atas saya tulis "Part-Time Mom"? Yah itu karena memang sebagai ibu yang bekerja sebagian besar waktu kita habis dikantor dan perjalanan rumah-kantor-rumah. Bayangkan saja waktu bekerja normal kita setiap hari adalah 8 jam dan waktu yang kita habiskan untuk di perjalanan rata-rata 1 sampai 3 jam (untuk wilayah jakarta dan tergantung juga dari jarak rumah ke kantor). Jadi otomatis waktu yang kita habiskan di luar rumah untuk bekerja adalah 9 sampai 11 jam. Dan dari 24 jam hidup kita dalam sehari rata-rata yang kita pakai untuk tidur atau istirahat adalah sekitar 8 jam. So...waktu yang tersisa untuk buah hati dan keluarga adalah sekitar 5 sampai 7 jam.

Betapa sedikitnya waktu untuk mereka yah dan banyak sekali waktu yang kita habiskan di luar rumah. Maka dari itu saya menyebut diri saya "Part-Time Mom".

Sedih rasanya kenapa gak Full-Time Mom tetapi malah Full-Time Worker?
Sedih juga rasanya ketika kita berangkat kerja tetapi anak kita baru bangun tidur dan masih ingin bermain dengan kita atau ketika kita pulang kerja tetapi anak kita sudah tidur.

Tetapi apa boleh buat, toh kita bekerja untuk anak-anak kita juga nantinya. Bukan hanya kita mendapatkan income tambahan untuk memenuhi segala kebutuhan keluarga mulai dari untuk biaya sekolah, kursus dan liburan saja tetapi juga untuk kebanggaan anak kita juga nantinya.

Bekerja di kantor juga mendapatkan keuntungan lain, yaitu dengan banyak dan bervariasinya rekan kerja serta informasi yang kita dapat setiap harinya, maka kita akan selalu up-to-date dengan segala perubahan dan perkembangan yang terjadi. Informasi tersebut dapat berupa hal-hal sepele seperti mode fesyen yang sedang in saat ini sampai dengan hal-hal besar yang mempengaruhi kita dalam pengambilan keputusan untuk anak-anak dan kelurga seperti informasi tentang sekolah yang bagus dan sesuai untuk buah hati, jenis asuransi yang kita pilih sampai investasi apa yang akan lakukan agar di kita dapat menjalani hari tua nanti dengan makmur, sejahtera, aman dan nyaman.

Tentunya hal tersebut di atas tidak lepas dengan segala konsekuensi kita sebagai Part-Time Mom.

Jadi, jangan takut mendapat label Part-Time Mom!!!

0 komentar:

Poskan Komentar